Minggu, 14 Februari 2010

Irit bukannya pelit....

Hello world!!! :D

ini adalah postingan pertama di blog baru saya (baca: kami) since our marriage.
Oya, nama saya Nina. Suami saya adalah Syamsu. Kami baru menikah selama 2 bulan, tepatnya sejak 12 Desember 2009 yang lalu.
Yep, we're newly wed.
Singkat cerita, sampai saat ini saya masih menjabat sebagai sekretaris Exboard (baca: papan bekas) yang terdiri dari 3 orang Jepuners dan 2 orang Indonesia a.s.e.l.i di salah satu perusahaan otomotif milik Jepang yang (katanya lumayan) besar di Indonesia. Sebut saja satu merk "SUZUKI".... ealah.... ga boleh ada pesan sponsor nihh.... :D
Suami saya, alhamdulillah, seorang pekerja keras sebagai salah satu team IT di salah satu bank swasta "cukup" ternama di Indonesia yang berkantor pusat di Tendean.
Dengan kata lain, kami berdua masih gotong royong; saling mengisi dan melengkapi untuk masalah penghasilan dalam rumah tangga kami.

Saat ini kami masih tinggal di rumah orangtua saya, di daerah Depok. Lumayan makan waktu dan tenaga yang cukup besar setiap harinya untuk perjalanan dari rumah ke kantor masing-masing. Untuk penghematan ongkos, kami memutuskan untuk naik si biru (motor-honda- supra). Dengan menumpang "si biru" ini hanya mengeluarkan ongkos 10K IDR sajah per-3 hari untuk "jatah minum" si biru. Hemat kaaaaannnnn? (*gober bebek mode on)

Yaps, bukannya mau pelit, tapi kami berencana untuk mengumpulkan tiap sen dari gaji kami setiap bulannya untuk mewujudkan istana masa depan kami. Target si mas sih, tahun depan, insyaallah kami sudah punya istana baru. Biarpun kecil dan sederhana, tapi kami lebih senang bisa mandiri... doakan kami ya..... ^^

Sampai sekarang sih, belum punya gambaran istana kami nantinya bakal seperti apa. Tapi, saya sih pengennya istana kami nanti ada halaman walaupun kecil untuk tempat saya berkebun nanti dan bisa untuk bermain anak-anak kami nantinya...ihiiiiiyyyy!!! ga sabar.... :D
Gak lupa juga ada garasi yang muat 1 mobil dan 1 motor untuk tempat "si luna" dan "si biru" parkir. Lumayan untuk permulaan......

Makanya untuk mewujudkan mimpi kami itu, kami harus mengetatkan ikat pinggang. Beruntung saya punya suami yang bisa memisahkan prioritas-prioritas pengeluaran, maklum karena istrinya ini bukan tipe yang pandai menabung (*blushing); setiap ada barang diskonan atau promo2 diskon pasti langsung ngeces ga bisa tahan ngeluarin "si-kartu-magic" dari dompet....hwaduuuhhh...untuuuuung si mas bisa ngerem istrinya ini..trimakasih suamiku ;)
Jadi sekarang tiap mau ngeluarin dompet buat barang2-kemilau-sesaat itu, saya mencoba untuk ingat kalau istana kami menanti...
so, irit bukannya pelit tho?!

1 komentar: